Kiat Sukses Dapat Modal Usaha Dari KUR, Pasti Cair!

Cara mendapatkan modal usaha, salah satu caranya adalah dengan pengajuan pinjaman. Saat ini di Indonesia banyak Bank yang sudah menyediakan pinjaman KUR. KUR atau kredit usaha rakyat adalah pinjaman untuk pemilik usaha agar bisa mengembangkan usahanya. Pada artikel saya kali ini saya akan memberikan beberapa point penting agar pinjaman KUR anda dapat di accept oleh Bank. Akan tetapi sebelum anda membaca poin – poin yang akan saya sampaikan di artikel ini, alangkah baiknya jika anda mengetahui persyaratan – persyaratan untuk pengajuan pinjaman KUR. Pada dasarnya semua persyaratan untuk mengajukan pinjaman KUR di setiap Bank itu sama.

Persyaratannya pengajuan KUR kurang lebih adalah sebagai berikut ;

  1. Individu atau perorangan yang memiliki usaha yang produktif dan layak.
  2. Sudah menjalankan usaha minimal 1 tahun.
  3. Tidak sedang menerima pinjaman dari Bank, kecuali kredit konsumtif seperti kartu kredit.
  4. Surat keterangan usaha dari Kecamatan atau SIUP.
  5. Jaminan atau agunan.
  6. Dokumen nasabah atau calon penerima pinjaman KUR, seperti KTP, KK, SIM, catatan pemasukan atau pembukuan keuangan dari usaha tersebut, dan  copy agunan.
  7. Dan dokumen – dokumen lainnya jika diperlukan.
Hampir semua Bank membutuhkan persyaratan – persyaratan diatas, jika ada special case mungkin akan ditambahkan beberapa lagi untuk menambah kekuatan pengajuan pinjaman anda. Alangkah lebih baik lagi jika anda memiliki contact marketing Bank yang bersangkutan. Karena akan lebih mudah dalam berkomunikasi agar pengajuan kredit anda segera di tindak lanjuti. Kemudian saya akan berikan kiat sukses mendapatkan modal usaha dari KUR, silahkan simak satu persatu.

Usaha yang real

Tidak ada KUR tanpa adanya usaha. Namanya saja KUR ( Kredit Usaha Rakyat ), makan diwajibkan untuk memiliki usaha terlebih dahulu. Jangan pernah coba – coba, anda pengajuan KUR ke salah satu Bank di Indonesia, tanpa anda memiliki sebuah usaha. Saya pastikan anda tidak akan diterima.

Usaha yang sudah menghasilkan

Jika sudah memiliki usaha, maka seharusnya usaha anda tersebut sudah menghasilkan uang untuk anda. Anda juga dapat menghitung berapa besar laba atau untung yang anda dapatkan dari usaha anda tersebut. Tidak mungkin Bank memberikan pinjaman ke sebuah usaha yang tidak pernah untung atau mendapatkan laba. Bank akan mempelajari atau menghitung bagaimana usaha anda bisa mendapatkan pinjaman KUR untuk modal usaha.

Usaha yang aktif

Biasanya pihak Bank akan mengirim tim survey untuk melihat bagaimana usaha anda berjalan. Nah, pada saat tim survey hendak ke tempat anda jangan sampai usaha yang anda jalankan tidak beraktifitas. Usahakan pada saat survey, ditempat usaha anda terdapat aktifitas. Survey adalah point penting untuk di acceptnya usaha anda oleh Bank, jadi maksimalkan semua yang ada di tempat usaha anda pada saat survey dilaksanakan.

Usaha yang memiliki data atau filling keuangan

Ini sangat penting untuk anda siapkan, karena data keuangan adalah salah satu pendukung disetujuinya pengajuan pinjaman anda. Data ini bisa berupa buku yang anda gunakan untuk menghitung laba rugi, buku pemasukan dan pengeluaran, nota pembelian atau penjualan, dan data – data lainnya yang berhubungan dengan kegiatan usaha anda. Maka dari itu mulai dari awal anda harus menyiapakan data – data ini secara rapi. Sediakan buku tersendiri untuk record kegiatan keuangan usaha anda. Tunjukkan data – data ini pada saat tim survey berkunjung ketempat usaha anda. Dan anda harus menjelaskannya secara detail, jangan samapai tidak.

Anda sebagai nasabah tidak boleh bersikap memaksa

Banyak pemilik usaha yang tidak sabaran dengan hasil pengajuan pinjaman mereka. Mungkin akan segera dipakai, untuk membayar karyawan, membeli bahan dan lain sebagainya. Sangat saya sarankan jangan melakukan itu!. Tindakan yang bersikap memaksa, seperti terlalu banyak bertanya tentang hasil survey, mengejar Bank untuk segera follow up berkasnya, mengejar Bank untuk segera lakukan survey itu bisa saja membuat pihak Bank merasa terganggu dan mungkin bisa jadi mengabaikan berkas yang anda ajukan ke Bank. Jadi sekali lagi saya sarankan jangan pernah anda memaksa Bank untuk melakukan sesuatu untuk anda.

Jangan percaya calo

Banyak sekali orang yang akan membantu anda setelah anda memutuskan untuk mengajukan pinjaman ke Bank. Dalam hal ini yang saya maksud adalah seorang calo. Ya, calo tidak hanya pada saat anda akan memperpanjang SIM atau mengurus pajak kendaraan . Calo dalam pengurusan pinjaman ke Bank pun juga ada. Mereka menawarkan kemudahan, kadangkala syarat juga terabaikan. Mereka juga berkata bahwa mereka mempunyai LINK orang dalam yang akan memperlancar pengajuan pinjaman anda. Saya katakan, JANGAN PERCAYA!. Calo – calo tersebut sama seperti anda, orang yang berusaha pengajuan ke Bank dimulai dari NOL. Iya mungkin beberapa dari mereka juga mengenal orang dalam, tapi  tidak bisa dipastikan pengajuan anda akan disetujui oleh Bank. Bank memiliki sistem yang sangat ketat, tidak semudah itu anda membayar calo untuk memperlancar pengajuan pinjaman anda. Jangan sampai anda tertipu setelah pinjaman anda disetujui dengan jasa seorang calo. Calo mengajukan berkas anda ke Bank sebenarnya juga untung – untungan. Tidak bisa dipastikan akan cair. Akan tetapi jika pengajuan anda cair, mereka akan meminta persenan untuk jasa mereka, dan jumlahnya tidak sedikit. Jadi saya sarankan, jangan percaya calo.

Jadilah nasabah yang penurut

Sebagai nasabah yang mengajukan pinjaman ke sebuah Bank, anda harus menjadi nasabah yang penurut kepada setiap petunjuk yang diberikan oleh pihak Bank. Lakukan apapun yang diminta oleh Bank. Jika pihak Bank menginginkan anda melengkapi beberapa dokumen pendukung lagi, maka siapkanlah. JIka pihak Bank menginginkan anda membuat dokumentasi tentang usaha anda, maka lakukanlah. Intinya apapun yang berguna untuk disetujuinya pinjaman anda, maka usahakanlah anda dapat memenuhinya, jangan diabaikan.

Ajukan nominal pinjaman yang logis

Anda harus mengetahui harga agunan anda, sehingga anda bisa memperkirakan nominal yang akan anda ajukan ke Bank. Jangan hanya karena memburu jumlah angka, pinjaman anda tidak dapat disetujui. Bank memiliki sistem penghitungan sendiri untuk jumlah pinjaman yang pantas untuk anda. Alangkah lebih baiknya jika anda bicarakan hal ini dengan mantri Bank atau marketing yang berhungan langsung dengan anda.

Pilih tenor atau jangka waktu pinjaman yang logis

Tenor yang anda ajukan akan berdampak pada nominal angsuran anda setiap bulannya. Jadi jangan memilih tenor yang terlalu cepat ataupun terlalu lama. Jika tenor yang anda ambil terlalu cepat, pasti nominal angsuran akan tinggi. Nah, anda siap tidak dengan angsuran tinggi dengan jangka yang pendek?. Apakah laba atau keuntungan anda bisa menutup angsuran Bank setiap bulannya?. Anda sendiri yang bisa menentukan. Jika tenor yang anda ambil terlalu lama, tentunya nominal angsuran anda akan ringan. Akan tetapi apakah anda tidak bosan? Iya, lama tenor sangat mempengaruhi kemampuan anda dalam hal angsuran. Anda harus hitung – hitung seberapa lama anda akan membayar angsuran dan seberapa besar nominal angsuran anda. Jangan membuat Bank kecewa telah memberikan anda pinjaman, karena anda bermasalah dikemudian hari. Dan hal ini akan berakibat susahnya pinjaman – pinjaman anda selanjutnya. Semoga artikel saya tentang Kiat Sukses Mendapatkan Modal Usaha Dari KUR, Pasti Cair!, ini bisa membantu anda mendapatkan modal dari pinjaman KUR.
  • Leave Comment