Tips Karyawan Sukses Mengelola Gaji

Seorang karyawan biasanya memiliki pendapatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah daerah ditambah gaji atau upah lembur dari perusahaan. Dan biasanya gaji berarapun untuk seorang karyawan pastilah kurang. Meskipun pemerintah daerah selalu menaikkan upah kerja minimum setiap tahunnya.

Bahkan untuk tahun 2019 ini, upah kerja minimum untuk karyawan sudah mencapai rata – rata 2 juta perbulan, dari tahun sebelumnya yang rata – rata 1,5 juta perbulan. Tapi kenapa masih saja selalu kurang ?

Kenapa hal ini selalu terjadi?

Apakah karena harga barang naik seiring dengan bertambahnya upah kerja minimum?

Apakah karena pola hidup karyawan itu sendiri?

Semuanya bisa saja terjadi. Di artikel ini tertulis bagaimana sebenarnya tips agar karyawan sukses dalam mengelola gaji yang terbatas.

Bab 1 Gaji Karyawan Yang Selalu Kurang

Bekerja untuk Hidup atau Hidup untuk Bekerja?

Mainset yang benar sudah seharusnya ditanamkan sejak dini. Anda bekerja adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup anda, bukan hidup untuk bekerja.

Sejatinya seorang manusia tetap bisa hidup hanya dengan makan, minum, rumah seadanya dan pakaian seadanya. Akan tetapi di era sekarang pola hidup seperti itu sudah tidak berjalan alias sudah basi. Setiap manusia tidak akan pernah puas dengan apa yang sudah dimiliki.

Bahkan kebutuhan yang dulu dianggap sebagai kebutuhan kedua atau sekunder sekarang ini sudah menjadi kebutuhan pokok atau primer.

Dan untuk sebagian manusia yang kedua kebutuhan diatas sudah terpenuhi biasanya juga menjadi tidak sabar untuk segera memenuhi kebutuhan tersier ( mewah ) mereka.

Bagaimana ini bisa terjadi? Tentu saja karena tuntutan jaman. Rasa ingin seperti yang lainnya yang membuat setiap manusia tergerak untuk memaksakan kemampuan memenuhi semua kebutuhan sekunder dan tersier mereka.

Kalau sudah begini, bisa saya katakan bahwa manusia itu hidup untuk bekerja. Karena dengan memaksakan kemampuan biasanya mereka hutang kepada BANK atau Koperasi untuk memenuhi kebutuhan mereka. Seolah – olah mereka hidup hanya untuk bekerja.

Biaya Hidup Yang Naik Secara Drastis

Dari waktu kewaktu pastilah biaya hidup akan semakin mahal. Saya masih ingat sekali dulu waktu saya masih kecil, harga permen tidak lebih dari Rp. 100, akan tetapi sekarang sudah melebihi Rp. 1000.

Tahun ke tahun akan tetap sama, harga untuk memenuhi kebutuhan hidup akan tetap mengalami kenaikan. Tanpa anda sadari bisa saja dikemudian hari nanti harga untuk sebungkus rokok bisa mencapai nominal Rp.50.000. Sangat mungkin!.

Perlu anda ketahui juga bahwa UMR atau Upah Minimum Regional disetiap daerah berbeda – beda. Setiap pemerintah daerah memiliki kebijakan sendiri – sendiri untuk menentukan nominal UMR untuk setiap karyawan didaerahnya.

Hal tersebut disebabkan oleh kondisi ekonomi setiap daerah yang berbeda – beda. Semakin besar gaji yang diperoleh maka semakin tinggi pula biaya hidupnya.

Budaya Pola Belanja Yang Konsumtif

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, manusia tidak pernah puas. Pola belanja konsumtif sebaiknya tidak anda budayakan. Sadarilah batas kemampuan anda dalam membeli sebuah barang. Jangan hanya karena ingin seperti yang lainnya anda melupakan jati diri anda, ingat hidup itu bukan persaingan mengadakan barang sebanyak – banyaknya, tapi persaingan taat tidaknya anda kepada Sang Pencipta.

Budaya hidup konsumtif ini sering sekali menjatuhkan orang kejurang hutang yang dalam. Sampai – sampai semua aset yang dimilikinya ikut hilang untuk menutup hutang – hutangnya.

Jangan sampai anda dan saya mengalami kejadian seperti itu.

Belanjakan saja apa yang menjadi kebutuhan prioritas anda, seperti bahan – bahan pokok, pakaian sederhana dan rumah sederhana yang nyaman.

Hindari membelanjakan uang anda untuk barang – barang yang belum tentu berguna untuk anda, seperti membeli kamera mahal, padahal anda bukan seorang fotografer professional.

Jika memang anda ingin mengabadikan setiap moment anda dengan keluarga, anda bisa gunakan kamera HP anda yang saat ini sudah bagus – bagus hasilnya. Intinya anda harus memahami prioritas.

Tidak Menabung Itu Sudah Biasa

Jangan biasakan lupa untuk menabung. Menabung ibaratnya penolong anda disaat anda benar – benar lagi membutuhkan uang.

Menabung itu tidak perlu terlalu banyak, anda bisa sisihkan gaji anda sedikit demi sedikit yang penting juga tidak memberatkan anda.

Contohnya anda setiap bulan bersih mendapatkan gaji Rp. 2000.000, anda bisa sisihkan untuk menabung sebesar Rp.200.000 setiap bulannya, tentu tidak berat bukan?.

Setelah setahun kemudian tabungan anda sudah terkumpul Rp. 2.400.000, cukup lumayan bukan?. Apalagi jika anda menabung disebuah Bank atau Koperasi, tabungan anda akan bertambah karena bunga tabungan yang anda dapat.

Untuk itu budayakan menabung, jangan budayakan hidup konsumtif.                 

Bab 2 Solusi Gaji Tidak Selalu Habis

Budayakan Belanja Ekonomis

Belanja ekonomis adalah membeli barang – barang yang urgent, atau paling penting dengan harga yang ekonomis.

Anda bisa menggunakan daftar belanja untuk merencanakan pengeluaran anda, ini agar pengeluaran atau arus uang anda terdeteksi kemana saja larinya. Selain itu untuk mengendalikan keluarnya uang secara berlebihan. Ingat anda juga harus disiplin dan konsekuen.

Hilangkan rasa ingin barang – barang yang belum begitu anda butuhkan.

Lakukan kebiasaan belanja ekonomis ini setiap waktu, jangan hanya pada saat habis gajian. Intinya untuk mengendalikan pengeluaran anda.

Lakukan Evaluasi Arus Gaji

Evaluasi memang sangat penting untuk mengetahui metode mana saja yang salah dalam pengelolaan gaji anda. Mana yang harus ditambahkan ataupun ditingkatkan bisa anda ketahui dalam proses evaluasi ini.

Dari mana saja pendapatan anda, kemana saja pengeluaran anda, bisa anda evaluasi secara detail disini.

Jadi jangan lupakan untuk selalu mengevaluasi arus gaji anda.

Berhati – hatilah dengan Kartu Kredit

Kartu kredit memang sangat memudahkan anda pada saat anda tidak membawa uang cash. Sangat mudah digunakan dengan limit kredit yang lumayan besar.

Akan tetapi anda tetap harus waspada dan berhati – hati dalam menggunakannya. Biasanya karena sangat mudah penggunaannya dengan limit yang tinggi membuat anda tergiur untuk menggunakan kartu kredit.

Anda harus ingat bahwa kartu kredit adalah fasilitas kredit secara langsung yang akan ditagihkan setiap bulannya. Jangan sampai pendapatan anda terkuras habis hanya untuk membayar tagihan kartu kredit anda. Hitunglah secara rinci, seberapa besar kekuatan anda dalam membayar tagihan kartu kredit, jangan sampai kelolosan hingga membuat anda keberatan sendiri.

Bab 3 Financial Planning

Pengelolaan Gaji yang Benar

1.      Bayar Tagihan Bulanan Anda

Tagihan anda setiap bulannya harus anda lunasi terlebih dahulu. Seperti listrik, air, telepon kabel dan lain – lain. Karena semua fasilitas tersebut sudah anda gunakan maka anda berkewajiban membayarnya tepat waktu agar anda terhindar dari denda karena terlambat.

2.      Lunasi Semua Hutang Anda

Perekonomian akan stabil jika anda terhindar dari yang namanya hutang. Iya memang benar, hutang sekarang ini ibaratnya sudah menjadi hal yang biasa dilakukan. Akan tetapi anda tidak boleh terlalu senang dengan kemudahan berhutang ini. Jangan jadikan berhutang sebagai budaya anda.

Maka dari itu lunasilah semua hutang yang anda miliki, segera targetkan bahwa anda akan terbebas dari hutang.

3.      Perencanaan Pembelian

Pikirkan rencana anda ketika anda akan membeli sebuah barang atau jasa. Semuanya membutuhkan perencanaan yang matang agar uang yang anda miliki tidak meleset dari target.

Ingat anda harus prioritaskan membeli barang – barang yang penting atau sangat dibutuhkan. Belanjalah barang – barang dengan harga terjangkau, jangan hanya tergiur sebuah merk. Carilah fungsinya jangan merknya.

4.      Fokus Pada Anggaran

Anda harus konsekuen, harus disiplin dalam menggunakan anggaran belanja anda. Jangan sampai meleset apalagi terlampau jauh dari jumlah anggaran anda sebelumnya.

5.      Survey Tempat Belanja

Survey tempat belanja memang cukup penting untuk menentukan tempat yang tepat untuk anda berbelanja. Yang harus diperhatikan pada saat survey tempat belanja adalah kemudahan anda berbelanja, harga rata – rata dibandingkan tempat yang lainnya, kelengkapan barang dan lain sebagainya.

6.      Jauhkan Kartu Kredit

Jangan mudah mengeluarkan kartu kredit untuk kegiatan belanja anda. Kontrol penggunaannya, jangan sampai anda keberatan nantinya.

Sebaiknya kartu kredit anda gunakan ketika anda benar – benar tidak membawa uang padahal anda harus membeli sesuatu yang vital. Selebihnya itu gunakan uang anda sesuai anggaran yang sudah anda rencanakan.

Pembukuan Anggaran Jangan Dilupakan, Karena Sangat Penting

Didalam membuat pembukuan anggaran sebaiknya anda buat dengan sederhana saja, akan tetapi memuat seluruh aspek pengeluaran dan pendapatan.

Hal yang perlu anda tulis didalam pembukuan anggaran adalah pemasukan dan pengeluaran yang anda lakukan setiap harinya.

Didalam pembukuan anggaran ini akan terlihat jelas bagaimana sebaiknya anda mengatur keuangan anda. Ingat anda harus konsisten dan disiplin dalam menuliskan pembukuan ini agar tidak ada satupun transaksi yang  terlewatkan. Karena pembukuan ini juga sangat berguna untuk mengevaluasi arus keuangan anda.

Contoh format buku anggaran

Contoh diatas fleksibel, bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan anda, akan tetapi intinya seperti itu.

Bab 4 Investasi dan Menjalankan Bisnis Sampingan

Investasi Karyawan

Investasi adalah sebuah nilai positif untuk anda, selain anda tidak perlu terjun langsung investasi bisa membantu posisi financial anda.

Untuk berinvestasi anda tidak perlu bermuluk – muluk untuk menggunakan modal yang besar. Investasi bisa anda lakukan untuk yang ringan – ringan saja dulu, misalnya invest di counter HP milik teman, invest di peternakan lele atau burung puyuh milik keluarga dll. Investasi tersebut tidak membutuhkan modal sampai dengan ratusan juta, anda bisa melakukan investasi kecil terlebih dahulu. Setelah anda mendapatkan hasil dari invest dari modal kecil anda tersebut, tidak ada salahnya anda menambah jumlah invest anda.

Ulangi cara tersebut sampai modal investasi anda berjumlah puluhan bahkan ratusan juta.

Investasi bisa berupa dalam bentuk tanah atau emas. Kedua benda tersebut diyakini memiliki posisi dipasar yang tidak pernah turun bahkan cenderung naik setiap tahunnya.

Tapi anda harus bersabar, karena investasi bukan merupakan cara untuk membuat anda cepat kaya, akan tetapi dapat membantu anda dikemudian hari ketika anda sudah pensiun atau memutuskan untuk berhenti bekerja.

Karena setiap manusia memiliki batas kemampuan, baik fisik, mental dan keinginan. Umur yang semakin tua akan membuat anda semakin mudah lelah dan tidak produktif lagi jika ingin bekerja. Dengan anda berinvestasi mulai sekarang, anda sudah selangkah lebih didepan untuk menjemput kesuksesan dimasa tua anda.

Menjalankan Bisnis Sampingan

Tidak hanya investasi, menjalankan bisnis sampingan juga merupakan nilai lebih. Dimana bisnis sampingan bisa menghasilkan pendapatan tambahan untuk anda secara langsung dan cepat. Sebagai karyawan memang terbentur waktu yang habis hanya di perusahaan, akan tetapi jangan jadikan hal itu alasan untuk tidak menjalankan bisnis anda sendiri.

Anda bisa memulai riset sekarang juga, temukan passion anda untuk sebuah bisnis yang akan anda jalankan.

Lumayan juga menjalankan bisnis sampingan ini, bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup anda dan keluarga.

Ada banyak bisnis sampingan yang bisa seorang karyawan jalankan, diantaranya ;

  1. Usaha tambak lele
  2. Jasa online ( review product, translate,copywriters,penulis online, design grafis dll )
  3. Makelar
  4. Toko online
  5. Laundry
  6. Warkop

Dan masih banyak lagi bisnis – bisnis online yang dapat anda jalankan, silahkan pelajari passion anda.

Demikian tips karyawan sukses dalam mengelola gaji yang bisa anda jalankan. Sebagai karyawan anda harus pandai – pandai mengatur keuangan, siapa bilang seorang karyawan tidak bisa mendapatkan semua keinginannya?, semuanya mungkin hanya saja anda harus mengatur strateginya.

Sumber :

Book “ Employionaire, Karyawan Berkehidupan Direktur “

Google

Dan beberapa pengalaman penulis

  • Leave Comment